Assalammualaikum wr,wb
Salam Edukasi,
SISTEM PENILAIAN PROSES PEMBELAJARAN SAINS
Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan
oleh guru untuk memberikan berbagai informasi secara ber-kesinambungan dan
menyeluruh tentang proses dan hasil belajar yang telah dicapai siswa. Menurut
Davis tujuan tidak hanya merupakan arah yang dapat membentuk atau mewarnai
kurikulum dan memimpin kegiatan pengajaran, tetapi juga dapat menyediakan
spesifikasi secara terperinci bagi penyusunan dan penggunaan teknik teknik
penilaian. Dari pernyataan tersebut dapat di simpulkan bahwa tujuan
pembelajaran yang dirumuskan secara jelas dan spesifik akan menunjang proses
penilaian yang tepat dan dapat membantu di dalam menetapkan kualitas belajar
siswa.
Fungsi Penilaian
Fungsi penilaian menurut Depdikbud, bahwa
tujuan dan fungsi penilaian untuk memberikan umpan baik kepada guru,
siswa, orang tua maupun lembaga pendidikan yang berkepentingan serta untuk
menentukan nilai hasil belajar siswa. Penilaian juga dapat digunakan sebagai
bahan untuk melakukan intropeksi diri seorang guru terhadap proses pembelajaran
yang baru saja berlangsung. Bagi siswa hasil penilaian dapat dijadikan untuk
memotivasi siswa agar lebih giat dalam belajarnya, sedangkan bagi orang tua
penilaian dapat mengetahui hasil belajar siswa sehingga dapat memberikan
dorongan bagi putra-putrinya.
Prinsip Penilaian
Prinsip penilaian dilaksanakan secara
menyeluruh, berkesinambungan, berorientasi pada tujuan, objektif, terbuka serta
mempertimbangkan aspek kebermaknaan. Oleh karena itu, proses penilaian
bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat ketercapaian tujuan
pembelajaran, mengingat antara tujuan dan penilaian merupakan komponen sistem
pembelajaran yang tidak dapat dipisahkan. Prinsip penilain selanjutnya adalah
bersifat objektif yang artinya dalam melakukan penialain terhadap hasil belajar
, seorag guru harus berusaha untuk meminimalisasifaktor subjektivitas. Agar
hasil penilaian dapat memberikan manfaat yang baik, baik kepada guru, siswa,
orang tua maupun pihak sekolah maka penilaian hendaknya secara terbuka.
Adapun prinsip penilaian sains adalah :
1.Sahih
Penilaian hasil belajar oleh pendidik harus mengukur pencapaian kompetensi
yang ditetapkan dalam standar isi (standar kompetensi dan kompetensi
dasar) dan standar kompetensi lulusan. Penilaian valid berarti menilai apa
yang seharusnya dinilai dengan menggunakan alat yang sesuai untuk mengukur
kompetensi.
2.Objektif
Berati penilaian berbasis pada standar (prosedur daan kriteria yang jelas)
dan tidak dipengaruhi faktor subjektivitas penilai. Agar penilaian objektif,
seorang guru harus berupaya secara optimal untuk memanfaatkan berbagai bukti
hasil kerja peserta didik dari sejumlah penilaian dan membuat
keputusan yang adil tentang penguasaan kompetensi peserta didk dengan
mempertimbangkan hasil kerja peserta didik.
3.Terpadu
Berarti penilaian oleh pendidik dilakukan secara terencana, menyatu dengan
kegiatan pembelajaran, dan berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan dan
perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester dan ujian
kenaikan kelas.
4.Ekonomis
Berati penilaian yang efesien dan efektif dalam perencanaan, pelaksanaan
dan pelaporannya.
5.Transparan
Berarti prosedur penilaian yang efisien dan efektif dalam perencanaan,
pelaksanaan dan pelaporannya serta dapat diketahui oleh semua pihak yang
berkepantingan.
6.Akuntabel
Berati penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah
maupun eksternal untuk aspek teknik, prosedur dan hasilnya.
7.Sistematis
Berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti
langkah-langkah baku.
8.Beracuan kriteria
Penilaian hasil belajar oleh guru didasarkan pada standar penilaian dan
ukuran pencapain kompetensi yang telah ditetapkan.
9.Menyeluruh/kmprehensif
Penilaian harus menyeluruh dengan menggunakan berbagai macam cara dan alat
untuk menilai beragam kompetensiatau kemampuan peserta didik sehingga tergampar
kemampuan peserta didik.
10.Mendidik
Penilaian dilakukan untuk memperbaiki proses prmbelajaran bagi guru dan
meningkatkan kualitas belajar bagi peserta didik.
Penilaian Hasil Belajar Sains
Penilaian (assessment)
adalah penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk
memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar siswa atau ketercapaian
kompetensi (rangkaian kemampuan) siswa. Dalam rancangan penilaian hasil belajar
Depdiknas, penilaian didefinisikan sebagai proses
sistematis meliputi pengumpulan informasi (angka, deskripsi verbal),
analisis, interpretasi informasi untuk membuat keputusan. Penilaian menjawab
pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar seorang siswa.
Kegiatan
penilaian hasil belajar sains dilakukan untuk menafsirkan hasil pengukuran dan
menentukan pencapaian hasil belajar sains berdasarkan kriteria tertentu.
Umumnya digunakan kategorisasi seperti baik-buruk, benar-salah, sangat
setuju-sangat tidak setuju, dan sebagainya.
Pendekatan dalam
penilaian pembelajaran biasanya terdiri atas: Penilaian Acuan Norma (Norm-Referenced-PAN)
dan Penilaian Acuan Patokan (Criterion-Referenced-PAP). PAN adalah penilaian
yang membandingkan hasil pengukuran yang diperoleh orang lain dalam
kelompoknya. Sedangkan PAP adalah penilaian berdasarkan patokan atau kriteria
tertentu yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Adapun rangkuman ciri-ciri
perbandingan kedua-duanya adalah sebagai berikut:
|
PAP
|
PAN
|
|
|
KEGUNAAN
|
Ketuntasan belajar
|
Pengujian hasil belajar
|
|
PENEKANAN UTAMA
|
Menjelaskan kemampuan menyelesaikan tugas
|
Mengukur perbedaan individu
|
|
INTERPRETASI HASIL
|
Membandingkan kemampuan dengan kriteria
penilaian
|
Membandingkan antara prestasi peserta didik
|
|
KELUASAN ISI
|
Terfokus pada tugas terbatas
|
Mencakup isi yang luas
|
|
PERENCANAAN TES
|
Rincian kemampuan yang diukur
|
Kisi-kisi tes sangat dibutuhkan
|
|
PROSEDUR PEMILIHAN BUTIR
|
Mengikutkan semua butir yang diperlukan ,
tidak ada pergantian tingkat kesulitan butir atau membuang butir yang mudah
|
Seleksi butir dengan daya beda tinggi,
memperoleh variasi skor yang besar (heterogen), butir mudah dihilangkan
|
|
STANDAR HASIL
|
Penggunaan standar mutlak (menguasai 75%
istilah teknis)
|
Penggunaan standar norma (rangking 5-40
siswa)
|
Keberhasilan proses pembelajaran ditentukan
oleh jenis asesmen yang digunakan. Pemilihan metode asesmen harus didasarkan
pada target hasil belajar yang ingin dicapai. Stiggins (1994:3,67) mengemukakan
lima kategori target hasil belajar yang layak dijadikan dasar dalam
menentukan jenis asesmen yang akan digunakan oleh pengajar, yaitu:
1. Knowledge Outcomes, merupakan penguasaan siswa
terhadap substansi pengetahuan suatu mata pelajaran.
2. Reasoning Outcomes, yang menunjukkan kemampuan
siswa dalam menggunakan pengetahuannya dalam melakukan nalar (reason) dan
memecahkan suatu masalah.
3. Skill Outcomes, kemampuan untuk menunjukkan
prestasi tertentu yang berhubungan dengan keterampilan yang didasrkan pada
penguasaaan pengetahuan.
4. Product Outcomes, kemampuan untuk membuat
suatu produk tertentu yang didasarkan pada penguasaan pengetahuan.
5. Affective Outcomes, pencapaian sikap tertentu
sebagai akibat mempelajari dan mengaplikasiikan pengetahuan.
Pertanyaan
:
1 Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu
lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar?
2 Bagaimana kah penrapan PAN dan PAP bedasarkan
perbandingan dari cirri cirri nya?
3 Menurut anda, apa kah penilaian itu ? seberapa
penting dalam pembelajaran? Serta apa fungsi nilai sesungguhnya jika hanya membandingkan
siswa pintar dan kurang pintar?
#marishare
#salamedukasi
Wassalammualaikum wr wb
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusSaya mencoba menanggapi pertanyaan yang terakhir.
penilaian adalah proses memberikan atau menentukan nilai kepada objek tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu
Pentingnya penilaian yaitu untuk Mengetahui kemajuan dan hasil belajarsiswa, mengetahui kesulitan belajar, Memberikan umpan balik /perbaikan proses belajar mengajar,Menilai pencapaian kompetensi peserta didik, Memperbaiki proses pembelajaran dan untuk kenaikan kelas.
Fungsi penilaian hasil belajar sebagai berikut.
a. Bahan pertimbangan dalam menentukan kenaikan kelas.
b. Umpan balik dalam perbaikan proses belajar mengajar.
c. Meningkatkan motivasi belajar siswa.
d. Evaluasi diri terhadap kinerja siswa.
Terima kasih
Assalamualaikum wr wb
BalasHapusArtike yang bagus dengan pertanyaan yg sangat menarik untuk didiskusikan 😊. Mengenai pertanyaan terakhir, jika menurut para ahli dan pengertian penilaian sendiri sangat banyak d artikel,buku lain, namun menyimpulkan dr yg banyak tersebut menurut saya penilaian adalah salah satu proses kita melakukan evaluasi pembelajaran. Lalu apakah penting? Tentu sangat penting, tidak bisa kita pisahkan dari kerangka pembelajaran, maka jangan malas mengkoreksi tugas yg sudah diberikan kepada anak, karena ini memperlihatkan sebera keberhasilan kita sebagai guru dalam menerapkan proses pembelajaran. Penilaian bukan hanya berarti kita mau membandingkan siswa pintar dak kurang pintar, tp memperlihatkan kekurangan yg perlu kita perbaiki kepada beberapa siswa agar semuanya sama2 pintar. Fungsi lainnya mengevaluasi proses belajar mengajar kita. Terimakasih
Assalamualaikum wr wb
BalasHapusSaya mencoba menanggapi pertanyaan no 3. Setelah saya membaca berbagai sumber , saya menyimpulkan bahwa Penilaian adalah suatu proses untuk memperoleh informasi tentang pencapaian hasil belajar siswa.
Penilaian dalam suatu pembelajaran itu tentu saja penting, penilaian merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa ditinggalkan dalam suatu kegiatan pembelajaran. Kita tidak akan mengetahui apakah tujuan pembelajaran kita akan tercapai, apakah materi yang diajarkan dapat dipahami oleh siswa, apabila tidak dilakukannya penilaian.
Penilaian tentu saja bukan untuk membandingkan siswa yang pintar dan tidak pintar. Siswa yang pintar dan tidak pintar hanya sebatas pengelompokkan saja,tidak untuk dibanding-bandingkan. Tentunya nanti siswa yang pintar ini dapat membantu teman sejawatnya yang kurang mengerti. Fungsi penilaian itu sendiri: sebagai bahan guru untuk mengevaluasi proses belajar yang telah dilaksanakan, mengetahui tercapai tidaknya tujuan pembelajaran, dan sebagai dasar dalam menyusun laporan kemajuan belajar siswa kepada para orang tuanya.
Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar ?
BalasHapuspenilaian secara umum dapat dilakukan dengan dua cara yaitu penilaian proses dan penilaian hasil.
adapun penilaian hasil adalah penilaian pada ranah kognitif siswa, sedangkan penilaian proses lebih mengarah pada penilaian sikap dan keterampilan siswa
Terimah kasih ulsannya..
BalasHapusSaya menanggapi pertanyaan no 1. Penilaian yg saya lakukan dgn 3 aspek. Yg pertama, sikap bagaimana sikap nya saat pertmuan. Baik sikap nya trhadap guru, tman, kedua pngetahuan, disini penilaian dilakukn stlah selsai materi sya mmbrikan ltihan untk mngukur tingkt pemahan anak. Dan yg ketiga keterampilan, yg sya nilai adlah ktrmpilan dia mngomunikasikan hasil diskusi, ktrmpilan brtanya dan ktrmpilan saat proyek atau pratikum. Sekian..
BalasHapusMenanggapi soal no 1.
Berdasarkan pengalaman pada saat PPL, penilaian yang pernah saya terapkan yaitu penilaian pada hasil. Di mana pada saat itu saya menerapkan penilaian tes dan penilaian non tes.
Penilaian tes, terdiri dari tes tertulis dan tes lisan,
Sedangkan penilaian non tes terdiri dari penilaian tingkah laku, kreativitas, dan keaktifan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.
saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1.
BalasHapusPenilaian yg saya lakukan yaitu penilaian sikap, melihat bagaimana siswa bersikap pada saat proses pbm,trhadap guru maupun teman. lalu menilai pngetahuan, untk melihat kemampuan siswa. kemudian penilaian keterampilan siswa, bisa dilihat dri keaktifan siswa pada saat pbm, siswa terampil bertanya dan berkomunikasi. terimakasih ^_^
Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar?penilaian yang pernah digunakan untuk menilai proses pembelajaran disekolah dengan Preetest, dan Postest
BalasHapusSalam
Agung Laksono
Assalamualaikum, saya akan menanggapi pertanyaan pertama teentang penilaian yang dilakukan. Saya pernah menggunakan Penilaian Pengetahuan, pemahaman dan penerapan konsep Biologi, Penilaian Keterampilan dan Proses serta Penilaian karakter dan sikap (sikap ilmiah). Yang cukup sulit adalah Penilaian sikap ilmiah meliputi sikap obyektif, terbuka, tidak menerima begitusaja sesuatu sebagai kebenaran, ingin tahu, ulet, tekun, dan pantang menyerah. Selain itu, kemampuan bekerjasama, bertukar pendapat, mempertahankan pendapat, menerima saran, dan kemampuan sosial lainnya dapat juga dilakukanmelalui pembelajaran IPA.
BalasHapusSaya menanggapi pertanyaan no 3 , menurut saya penilaian merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh data tentanh proses dan hasil belajar peserda didik. Menurut saya penilaian sangat penting dalam pembelajaran. Dari penilaian lah kita bisa melihat keberhasilan kita dalam mengajar, bisa melihat bagaimana penguasaan peserta didik terhadap materi yang kita ajarkan.
BalasHapusSebenernya fungsi nilai tidak untuk membandingkan siswa pintar dan kurang pintar dan tidak hanya sekedar mengevaluasi siswa, tetapi juga seluruh komponen proses pembelajaran, seperti guru, Tujuan belajar dll.
😀😀😀
Assalamualaikum, saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 , menurut saya penting, karna apa dari evaluasi itu ada data real dalam penilain dalam.penilaian itu bukan hanyaa saja akdemik saja tetapi prilaku ataupun akhlak juga bisa dinilai, dengan rubrik penilaian tertentu, Terima Kasih
BalasHapusterima kasih menjawab nmor 1 Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar?
BalasHapuspenilaian yang pernah saya lakuakan penilaian K13 afektif, psikomotor dan Kognitif
Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar?
BalasHapusyaitu penilaian proses dan penilaian hasil, dimana penilaian proses meliputi penilaian apektif dan penilaian psikomotorik sedangkan penilaian hasil berupa penilaian kognitif.
Assalamualaikum
BalasHapussaya akan mencoba menjawab pertanyaan no 3. Saya simpulkan bahwa penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar. Penilaian sangat penting dalam proses pembelajran. Penilaian juga tidak hanya menjadi tolak ukur pintar atau tidaknya seorang anak. Tapi fungsi penilaian juga sebagai bahan evaluasi seorang guru dalam proses pembelajaran. Dari proses pembelajaran tersebut guru perlu mengetahui seberapa jauh proses pembelajaran itu mencapai hasil sesuai dengan tujuan yang ditetapkan
saya sangat tertarik untuk menjawab pertanyaan nomor 3 . menurut saya penilaian adalah skor atau nilai yang diberikan atas suatu tes maupun nonten yg bertujuan untuk mengetahui proses pembelajar yang dilakukan. adapun arti pentingnya penilaian dalam pembelajaran adalah untuk memberikan gambaran penyebaran atas kemampuan siswa dalam satu kelas atau kelompok, adapun fungsi penilaian adalah untuk membantu kebutuhan dalam pembelajaran, menentukan strategi dalam pembelajaran, memberikan umpan balik dan memitivasi siswa belajar lebih giat
BalasHapusMenanggapi pertanyaan no 3.
BalasHapusPenilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar?
Penilaian yg pernah saya lakukan disekolah yaitu penilaian hasil, yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Terimakasih
menanggapi pertanyaan nomor 2, kedua penilaian tersebut sebenarnya telah diterapkan guru secara sadar ataupun tidak selama proses pembelajaran. PAP adalah penilaian berdasarkan patokan atau kriteria tertentu yang sudah ditentukan terlebih dahulu contohnya membandingkan hasil belajar siswa dengan standar KKM yang telah ditentukan oleh guru di awal, jadi tidak melihat siswa dgn penilaian tinggi rendah tapi hanya melihat tuntas atau tidakknya proses belajar siswa, sedangkan PAN itu mempertimbangkan tingkat tinggi rendahnya kemampuan siswa dalam proses belajar hal ini dapat dilihat dengan pemberian soal yang memiliki tingakat kesulitan yang bervariasi sekali sehingga akan terliat siswa yng memahami dengan baik dengan yang tidak kedua penilaian ini dapat digunakan secara bersamaan ataupun terpisah saat ulangan harian, kuis, maupun latihan
BalasHapusMenurut anda, apa kah penilaian itu ? seberapa penting dalam pembelajaran? Serta apa fungsi nilai sesungguhnya jika hanya membandingkan siswa pintar dan kurang pintar? menurut saya penilaian proses menentukan suatu nilai pada suatu objek sebagai alat ukur suatu proses dan tujuan,penilaian sangat penting dalam pendidikan dengan adanya penilaian guru dan siswa bisa mengevaluasi dirinya .
BalasHapusmencoba menjawab pertanyaan nomor 1, apa kah penilaian itu ?
BalasHapuspenilaian adalah hasil akhir dari proses pembelajaran.
seberapa penting dalam pembelajaran? penilaian sangat penting guna untuk mengetahui seberapa mampu siswa dalam mempelajari suatu hal.
Serta apa fungsi nilai sesungguhnya jika hanya membandingkan siswa pintar dan kurang pintar? nilai berfungsi sebagai penunjuk arah dan pemersatu, sebagai pelindung dan pendorong.
Saya akan menjawab pertanyaan no 1 yaitu, Penilaian seperti apa yang telah bapak/ibu lakukan di sekolah bapak/ibu mengajar? Sesuai dengan kurikulum yang digunakan saat ini maka terdapat 3 aspek penilaian yang dilakukan dalam saat proses belajar penilai untuk penserta didik tersebut adalah penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan, dan penilaian proses
BalasHapus